Cara Mengatur Keuangan Pribadi dan Manfaatnya Bagi Diri

Konten [Tampil]

Masa muda menjadi masa yang menyenangkan sekaligus menjadi masa pertaruhan untuk masa depan. Menyenangkan karena bisa berbuat dengan sesuka hati dan semaunya menggunakan uang yang dimiliki. Memang tidak salah, karena itu hasil jerih payah sendiri. Namun sebagai pribadi perlu menyadari bahwa masa depan harus disiapkan sejak dini. Untuk menyiapkannya dibutuhkan cara mengatur keuangan pribadi.

Seberapa pun besarnya penghasilan tidak akan memiliki arti apa-apa jika tidak dibarengi dengan pengelolaan keuangan pribadi. Semua akan habis begitu saja. Datang dan pergi seperti air mengalir. Bak buih dilautan. Terlihat banyak, namun cepat sekali hilang dari penglihatan.


Lebih miris lagi, ketika anda terjebak dalam kolam keinginan. Gaya hidup yang berlebihan. Berfoya-foya karena ingin dipuji teman atau orang lain. Anda tidak peduli dengan seberapa banyak uang yang dikeluarkan asalkan orang lain atau teman senang.Tanpa disadari anda hanya bekerja untuk kesenangan saat ini. 


Jika ini terjadi terus menerus, dan tidak pernah disadari, atau anda baru menyadarinya namun sudah terlambat, maka keinginan untuk memiliki masa depan yang lebih baik hanya akan tinggal keinginan semata. Untuk itu, sebelum terlambat, ada baiknya mulai berbenah. Memulai sejak dini mengelola keuangan pribadi.

cara mengatur keuangan pribadi


Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Cara mengatur keuangan pribadi sangat dibutuhkan oleh semua orang, tanpa terkecuali. Tujuannya agar bisa mencapai kemandirian secara finansial. 


Tidak bisa dipungkiri jika semua orang membutuhkan hidup lebih baik dari masa lalu. Lebih baik dari hari ini. Semua adalah bagian dari cita-cita mulia kehidupan untuk menjadi lebih baik, lebih tertata, dan lebih terjamin. Itulah mengapa perlu mengatur keuangan pribadi.


Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengelola keuangan pribadi agar bisa lebih tertata:


1. Tentukan Skala Prioritas

Dalam semua segi kehidupan, skala prioritas adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Cara mengatur keuangan pribadi yang paling menentukan adalah menentukan prioritas. Mengetahui mana kebutuhan dan keinginan anda.


Jika anda menerapkan skala prioritas dalam cara mengatur keuangan pribadi, maka pengaturan keuangan akan semakin mudah dijalankan. Mengapa demikian? Karena anda tahu mana yang benar-benar harus dipenuhi dan mana yang bisa ditunda atau bahkan dihilangkan.


2. Buat catatan keuangan pribadi

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya adalah dengan membuat catatan keuangan pribadi. Buat dengan cermat dan detail sesuai dengan skala kebutuhan. Apa saja yang harus dibeli untuk mendukung kebutuhan utama, berapa yang harus anda gunakan untuk simpanan baik itu berupa investasi ataupun tabungan. 


Catatan keuangan pribadi ini bisa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan waktu kebutuhan misal bulanan, 2 bulanan, semester, tahunan.  Sehingga dengan adanya tenggat waktu anda bisa melakukan perhitungan lebih baik dan terukur dalam penggunaan anggaran di kemudian hari.


3. Menyusun Anggaran Keuangan

Jika anda sudah membuat catatan keuangan pribadi, maka cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya yang bisa diaplikasikan adalah menyusun anggaran keuangan. Poin ini tidak kalah penting untuk dilakukan.


Sebagai pribadi anda harus betul-betul jeli dalam menyusun anggaran keuangan bulanan untuk berbagai kebutuhan personal. Misal kebutuhan makan,kebutuhan personal hygiene, komunikasi, dan transportasi.


4. Membayar hutang

Jika anda sebagai pribadi memiliki hutang, maka ini perlu dijadikan salah satu prioritas untuk menyelesaikan. Semakin cepat diselesaikan, maka beban keuangan pribadi akan semakin berkurang. Anda akan mulai mengatur keuangan yang lebih baik setelahnya.


5. Menyisihkan dengan menabung

Memiliki tabungan akan sangat berarti bagi diri anda di masa akan datang. Mungkin untuk saat ini belum begitu merasakan bagaimana pentingnya memiliki tabungan. Sehingga anda menggunakan seluruh penghasilan anda untuk memenuhi kebutuhan pribadi anda setiap bulannya. 


Gaji atau penghasilan yang anda dapatkan, sepenuhnya dibelanjakan untuk pemenuhan berbagai kebutuhan. Jika ini terjadi pada anda, maka mulai saat ini cobalah untuk kembali membuat skala prioritas. Mulai mempertimbangkan banyak hal sebelum membeli barang pribadi.  


Mulailah untuk menyisihkan sebagian uang anda untuk dana tabungan. Jika setiap bulan anda selalu membeli baju baru untuk sekedar mengikuti trend, maka anda bisa mengubah kebiasaan ini. Kembalikan lagi segala sesuatu pada fungsinya. Sehingga anda tidak terjebak dalam menumpuk pakaian atau barang lain hanya untuk sekedar mengikuti gaya hidup. 


6. Mulai investasi

Saat ini investasi bukanlah hal yang sulit. Semua orang bisa berinvestasi dan tidak membutuhkan modal besar untuk investasi. Prosesnya pun juga demikian. Tidak ribet, bisa dilakukan secara online dengan berbekal gawai. Jika anda sudah menjalankan beberapa cara mengatur keuangan pribadi di atas, dan sudah stabil siklusnya, anda bisa mencoba untuk investasi ini.


7. Sediakan dana darurat

Dana darurat merupakan dana yang hanya digunakan saat dalam keadaan darurat. Saat anda mengalokasikan dana darurat yang terpisah dari dana tabungan pribadi yang sifatnya untuk produktif maka anda tidak perlu menggunakan dana tabungan pribadi untuk hal sifatnya darurat.


Cara mengatur keuangan pribadi ini bisa dilakukan dengan menabung secara rutin setiap bulan. Buat tabungan secara khusus untuk dana darurat. Harapannya anda tidak mengalami gangguan siklus keuangan di saat terjadi keadaan darurat di kemudian hari 


8. Dahulukan kebutuhan dibanding keinginan

Poin yang tidak kalah penting juga setelah tahu skala prioritas adalah bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Cara mengatur keuangan pribadi yang ini sangat membutuhkan perjuangan. Anda harus betul-betul bisa menahan untuk selalu memenuhi seluruh keinginan. Mengalihkan dana untuk tabungan atau investasi akan menjadi lebih baik.


9. Jangan lupa sedekah

Ini bagian yang seringkali dilupakan dalam keseharian. Saat waktu gajian tiba, anda sudah menuliskan berbagai daftar kebutuhan, namun lupa untuk memasukkan daftar yang satu ini. Kalau sudah masuk kategori bisa menunaikan zakat, anda bisa berzakat. Jika belum maka bisa dengan sedekah. Setidaknya dari sini bisa menjadikan diri sebagai orang yang gemar membantu orang lain dari sedikit dana yang disisihkan untuk sedekah. 


Itulah 9 cara mengatur keuangan pribadi yang bisa diterapkan dalam kehidupan. Menerapkan pola pengelolaan keuangan sejak dini tidak hanya memudahkan anda mempersiapkan masa depan, namun juga bisa memberikan banyak manfaat bagi diri anda.


cara mengatur keuangan pribadi


Manfaat mengatur keuangan pribadi

Tidak bisa dipungkiri jika menjalankan sesuatu yang baik akan berbuah kebaikan bagi diri, termasuk dengan cara mengatur keuangan pribadi, akan ada manfaat yang didapatkan. Beberapa manfaat mengatur keuangan pribadi yang bisa anda rasakan adalah


1. Terlatih hidup tertib dan teratur

Setiap proses dalam cara mengatur keuangan pribadi, akan membawa diri menjadi orang yang terbiasa melakukan semua secara teratur. Meskipun di awal berat, namun kemudian akan terasa ringan. Secara tidak langsung anda sudah melatih diri untuk menjalani proses keseharian dalam hidup dengan tertib dan teratur.


2. Menahan diri dari berhutang

Saat anda bisa membedakan mana kebutuhan dan keinginan, dan menentukan skala prioritas, serta memiliki tabungan, maka kemungkinan untuk berhutang akan bisa dihindari. Saat membutuhkan dan auntuk kebutuhan darurat anda sudah memilikinya. Saat membutuhkan dana untuk pendidikan, anda juga sudah mempersiapkannya. Sehingga dengan cara mengatur keuangan pribadi anda menempa diri untuk bisa menahan dari berhutang.


3. Memiliki rencana masa depan

Orang yang terbiasa mengisi hari-harinya dengan cara mengatur keuangan pribadi, sama halnya dengan mempersiapkan rencana masa depan. Dalam keseharian menerapkan cara mengatur keuangan pribadi, bisa hidup hemat karena hanya menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan dan sesuai skala prioritas yang dibuat.


4. Menjalankan pola hidup hemat

Hemat bukan berarti pelit. Dua kata ini harus dibedakan. Orang hemat adalah orang yang bisa menggunakan keuangan yang dimiliki hanya untuk hal yang sifatnya sangat penting dan merupakan kebutuhan. Tidak akan menggunakan penghasilannya hanya untuk hal yang sifatnya sementara, misal hanya untuk mengikuti gaya hidup.


Orang yang menjalankan cara mengatur keuangan pribadi dalam hidupnya akan bisa menjalankan pola hidup hemat karena semua sudah terencana di awal dan tidak mudah tergoda.


5. Terhindar dari pengeluaran berlebih

Jika sudah terbiasa menerapkan cara mengatur keuangan pribadi, maka akan terhindar dari pengeluaran berlebih. Kebiasaan menyusun rencana, dan membuat anggaran membentut seseorang untuk semakin lebih banyak mempersiapkan masa depan. Hanya akan menggunakan anggaran sesuai dengan apa yang sudah direncanaka.


Kesimpulan

Tidak ada sesuatu yang instan dalam kehidupan ini, jika anda ingin menjadi pribadi yang mapan di masa akan datang, maka harus dipersiapkan sedini mungkin. Anda perlu berjuang melawan diri, menempa diri menjadi pribadi yang tertib dan teratur, bisa merencanakan keuangan pribadi. 


Terapkan sekarang juga cara mengatur keuangan pribadi di atas jika anda ingin keuangan yang anda miliki bisa terkelola dengan baik.



9 Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Pastikan Nomor 9

Related Posts

Post a Comment