Alfamart Selenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat

Konten [Tampil]
Pada akhir November 2021, Alfamart Kabupaten Jember menyelenggarakan pelatihan pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan. Acara ini merupakan salah atau bentuk kepedulian perusahaan ritel ini terhadap masyarakat.

Perhatian perusahaan ritel ini terhadap kaum perempuan bukan tanpa alasan tapi karena memang perempuan lebih banyak mengisi sektor UMKM di negeri ini.
pemberdayaan perempuan
Keberadaan sektor UMKM di negeri ini sangatlah vital terhadap perekonomian bangsa. Setidaknya ada 64 juta UMKM di Indonesia. Sebagian besar dari pelaku UMKM ini adalah perempuan.

Sebagaimana disampaikan Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo bahwa kontribusi perempuan terhadap perekonomian negeri melalui sektor UMKM mencapai 64,5%.

Di balik kontribusi perempuan dalam perekonomian, juga terdapat tantangan besar yang mereka hadapi untuk bisa bertahan. Terus berjuang agar bisa mempertahankan usaha. Tanpa putus asa, terus berusaha bangkit melawan pandemi yang melanda.

Untuk bangkit mereka tidak bisa sendirian. Butuh dukungan dari pihak-pihak lain selain dari dalam keluarga mereka. Salah satunya dukungan dari perusahaan, seperti dilakukan oleh alfamart bekerjasama dengan The jannah institute.

A. Pelatihan Pemberdayaan Perempuan

Event pelatihan pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan ini dilaksanakan pada 26 November 2021. Acara ini berlangsung secara offline di Jember Mini Zoo.

Meskipun cuaca kurang bersahabat karena hujan deras sejak pagi, antusiasme peserta tidaklah berkurang. Setidaknya 25 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember mengikuti acara ini.

Pukul 08:00 WIB acara ini dibuka langsung dengan sambutan oleh Syafi’i selaku Public Relation Alfamart Jember. Dalam pembukaannya dia sangat mengapresiasi peran perempuan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dia juga menyemangati para peserta pelatihan untuk terus bangkit, berinovasi, mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Sejalan dengan semangat dari alfamart yaitu alfamart tangguh tangguh.

Pelatihan yang diselenggarakan ini merupakan salah satu bagian dari perjalanan untuk merealisasikan visi yang dicanangkan oleh alfamart.
Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas, berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil, pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen serta mampu bersaing secara global.

B. Materi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat

Event pelatihan pemberdayaan masyarakat ini merupakan bentuk dukungan Alfamart terhadap para pelaku UMKM. Kegiatan yang berlangsung selama 3 jam setengah ini dipandu langsung oleh Prita HW selaku Founder The Jannah Institute.

Acara ini menghadirkan 4 narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing dan tentunya sudah berpengalaman. 
pelatihan pemberdayaan masyarakat
Seperti apa serunya masing-masing materi yang disampaikan nara sumber? Kita cek bersama yuk.

1. Tips Sukses Produk UMKM Masuk Retail.

Materi pertama ini dibawakan langsung oleh Neni Restini selaku Merchandising Manager Alfamart Jember.

Dalam penyampaiannya, Neni memberikan penjelasan kepada seluruh peserta tentang manfaat UMKM dalam perkembangan perekonomian Indonesia. Setidaknya ada tiga manfaat dari keberadaan UMKM yaitu:
  1. Menciptakan lapangan kerja di masyarakat menengah kebawah.
  2. Meningkatkan pendapatan masyarakat terutama menengah ke bawah.
  3. Menciptakan differensiasi pasar dari jenis dan cara produksi suatu produk yang dibuat.
Selain memaparkan secara panjang lebar tentang manfaat UMKM terhadap perekonomian, Neni juga menekankan beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh pelaku UMKM, yaitu
  • Pelaku UKM merupakan real sebagai produsen bukan pengepul.
  • Tempat untuk produksi memiliki kebersihan sesuai standar dari pemerintah mengenai kebersihan & kesehatan tempat produksi industri rumah tangga.
  • Skala produksi dapat mencukupi kebutuhan Alfamart, sehingga tidak akan terjadi kekosongan dicabang-cabang Alfamart.
  • Assortment barang yang ditawarkan merupakan barang yang sesuai dengan market Alfamart.
  • Memiliki izin legalitas usaha dan produk, seperti MD/PIRT atau ijin edar lainnya yang diakui pemerintah / BPOM, Surat keterangan dari pemerintah terdaftar sebagai UKM binaan pemerintah, sertifikat halal MUI, pelabelan yang sdh sesuai aturan pemerintah, dan kelengkapan lainnya yang sudah ditentukan.
  • Memiliki jarigan distribusi yang baik.
  • Memiliki komitmen yang kuat terutama terhadap kualitas produk.
  • Memberikan harga terbaik agar bisa bersaing dengan produk lain dan cenderung lebih murah dari item reguler sejenis
  • Produk yang ditawarkan lolos uji laboratorium secara berkala.
  • Produk akan selalu dievaluasi dari segi penjualan, tingkat pemenuhan permintaan dan akan diskontinue apabila tidak sesuai dengan standart yang ditetapkan Alfamart.
Merchandising Manager Alfamart ini juga memberikan penjelasan bagaimana langkah-langkah new items di alfamart. Penjelasan ini memberikan pemahaman kepada seluruh peserta atau pelaku UMKM tentang proses yang harus dilalui mulai penawaran sampel produk sesuai dengan market alfamart.

Setelah produk dan harga penawaran masuk, maka akan dilanjutkan dengan proses pengajuan new items, yang kemudian akan dibahas oleh tim khusus. Jika tidak sesuai maka akan ditolak. Jika diterima maka akan dilanjutkan pada proses administrasi aktivasi item.

Selanjutnya akan dibahas hal-hal lain berhubungan dengan regulasi pendukung proses pelayanan dan lainnya.

Kerjasama yang berjalan akan di evaluasi secara berkala untuk memastikan terpenuhinya semua ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dari produk, kerjasama, maupun regulasi lainnya.


2. Bisnis Online Solusi Usaha di tengah pandemi

Pada sesi materi ini, yang didapuk sebagai nara sumber adalah Bagus Alfian. Dia seorang Marketing Spesialis International Bisnis dan Teknologi. Materi yang disampaikan sangat cocok bagi pelaku usaha agar bisa terus mengembangkan sayap usahanya.
pelatihan pemberdayaan masyarakat
Dokumentasi peserta
Dalam pemaparannya Bagus memperkenalkan kepada para peserta sebuah platform yang diberi nama Alfamind. Dilansir dari halaman resmi, Alfamind merupakan aplikasi toko virtual yang memungkinkan setiap orang untuk memiliki usaha. Peluangnya cukup besar karena didukung oleh jaringan yang luas.

Bagi mereka yang ingin berjualan sendiri, dengan aplikasi ini dapat memulai usaha dengan modal yang minim. Sehingga tidak perlu mengumpulkan banyak uang untuk bisa menjadi owner toko virtual di alfamind.

Masih banyak lagi keuntungan yang dapat diperoleh ketika bergabung dengan alfamind, salah satunya adalah kesempatan untuk mengikuti mendapatkan pendampingan dan mengikuti pelatihan, serta kelas-kelas online yang menunjang kesuksesan usaha.

3. Big Event Member Alfamart

Sesi ini merupakan sesi promo big event member alfamart, Bukti Kasih Untuk Anda (BKUA). Sesi ini disampaikan langsung oleh Marketing Manager Alfamart Jember, Heny Marlina.

Heny mennyampaikan kabar gembira kepada seluruh peserta pelatihan pemberdayaan masyarakat berhubungan dengan program ini. Khususnya informasi tentang promo yang ada didalam Bukti Kasih Untuk Anda, seperti cash back saat berbelanja, promo gratis ongkos kirim dan bisa berbelanja dari rumah dengan aplikasi alfagift.

4. Pelatihan Kreasi dengan Plastik.

Setelah mengikuti sesi penguatan UMKM, peserta pelatihan pemberdayaan masyarakat mendapatkan bekal keterampilan membuat kerajian dari plastik. Peserta terlihat begitu antusias mengikuti setiap prosesnya dan arahan dari nara sumber bagaimana berkreasi dengan plastik.
pelatihan kreasi
Dokumentasi peserta

Pelatihan dengan tema Kantong Plastik Jadi Bunga Home Decor ini dibimbing langsung oleh Mira Christina selaku Koordinator Bank Sampah Kampoeng Recycle Jember.

Meskipun hanya berlangsung beberapa jam, namun kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat bagus bagi peserta. Utamanya untuk bisa bangkit dan terus berjuang menjadi yang terdepan dalam ikut serta pengembangkan dan menguatkan perekonomian bangsa melalui UMKM.

Semoga kita bisa ikut bersemangat menumbuhkan ekonomi dengan semangat pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan. Tentunya juga menambah semangat untuk terus berusaha dan berinovasi agar bisa memiliki daya saing dan menguatkan personal branding sebagai pelaku UMKM.

Related Posts

Post a Comment