deeva collection

60 Cara Pengembangan Diri

Konten [Tampil]
Pengembangan Diri atau lebih dikenal dengan personal develompent menjadi hal yang sangat dibutuhkan semua orang untuk bisa menambah ilmu, pengetahuan, ataupun menaikkan kompetensi.

Saya teringat beberapa tahun lalu, saat dalam masa transisi dari SMK ke perguruan tinggi. Saya sempat mengambil pendidikan D1 pada jurusan managemen informatika, bahasa pemrograman, dan desain grafis di sebuah lembaga pendidikan. Menjadi salah satu lulusan dari lembaga ini membuat saya bangga, karena bisa abertemu langsung dengan Foundernya, Coach Fahmi.

Tahun 2018 bisa bertemu beliau dalam International Business Matching Forum yang diselenggarakan di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan. Kalau sudah waktunya bertemu, memang tidak bisa dihindari, apalagi ditolak. Menimba ilmu langsung dari beliau tentang Scale Up . Singkat cerita, tahun 2021, kembali bisa bertemu. Kalau dulu sama-sama dari Jawa Timur bertemunya di Jakarta. Tahun 2021, bisa bertemu di Batu, Jawa Timur.



Kembali ke masa menempuh pendidikan D1, saya sangat menyukai mata kuliah personal development. Sampai saat ini masih terkenang salah satu materi yang disampaikan dosen pengajar, yaitu Menjadi Pengajar Hebat. Selain dalam mata kuliah, saya sering mengikuti beberapa kegiatan yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri seperti mengikuti short course graphic design, short course photography, dan beberapa short course lain.

Saat ini saat teknologi semakin berkembang pesat, cara mengembangkan diri juga sangat terbuka luas. Setiap ornag punya kesempatan mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan diri. Berbagai macam webinar dengan skill yang bervariasi bertebaran di mana-mana. Bisa diikuti dengan gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk pengembangan diri.

Saya teringat sebuah buku lama yang pernah saya baca beberapa tahun silam. Saat melihat tumpukan buku, mata saya tertuju padanya. Sebuah buku lawas yang merupakan terjemahan dari buku McGraw, Martha Mary, CSJ., 60 Ways to Let Yourself Groe, tahun 1984. Terjemahan buku ini sendiri dictak pada tahun 1987.

pengembangan diri
Designed by using canva

A. Identitas Buku

Buku terjemahan ini kemudian dalam Bahasa Indonesi berjudul 60 Cara Pengembangan Diri. Diterjemahkan oleh A. Hasto Pranowo, SJ. Dengan hak terjemahan ada pada penerbit. Buku ini dicetak oleh Percetakan Kanisius Yogyakarta. Buku ini terdiri dari 68 halaman.

B. Isi Buku

Buku 60 Cara Pengembangan Diri ini mengulas 60 gagasan inspiratif menyangkut berbagai bidang kehidupan yang dapat dikembangkan. Tujuan dari adanya gagasan ini adalah untuk merangsang minat pembaca untuk mengembangkan diri.

  1. Menjadi Diri Sendiri yang KhasGagasan pertama ini mengajak kita untuk menjadi priabadi yang khas, unik, dan istimewa, serta senantiasa mengembangkan diri dan itu harus dimulai dari sekarang juga. Gagasan ini sangat tepat dengan kondisi saat ini, di mana setiap orang berusaha membangun keunikan mereka, dengan mencari dan menemukan potensi diri, serta memperkuatnya menjadi sebuah personal branding.
  2. Menulis skenario hidup sendiri. Cara kedua ini memberikan cambuk tersendiri bagi saya untuk bisa merencanakan hidup. Memberikan motivasi untuk terus membuat skenario sebagai bagian dari tantangan hidup. Selain itu penulis juga mengajak untuk berterima kasih kepada Tuhan karena memberikan kesempatan kepada kita untuk menjadi pribadi terbaik.
  3. Berkembang terus. Di sini penulis mengibaratkan kita adalah tumbuhan. Di mana tumbuhan itu di tanam maka di sana dia harus berkembang. Pun dengan kita sebagai bagian dari lingkungan, harus terus berkembang. Bertukar pikiran, ide, pengalaman ataupun gagasan.
  4. Menjadi menarik
  5. Berbicara. Berbicara di sini bukan hanya berbicara dengan menggunakan lisan, namun juga dengan segala tingkah laku, dan gerak gerik kita.
  6. Jangan Tidur asal tidur. Quote yang menarik di sini, “Tidurlah jika kita memang membutuhkan. Tetapi janganlah tidur tanpa perlu. Penulis menekankan untuk betul-betul menghitung jam kebutuhan tidur kita dan mematuhi jam itu.
  7. Terjun dalam kancah kehidupan. Gagasan ini mengingatkan kita sebagai bagian dari sosial, di mana keberadaan dan kehadiran kita mempunyai dampak bagi orang lain.
  8. Bertanya pada diri kita sendiri
  9. Memberi dan menerima dengan gembira
  10. Memberi bingkisan langka. Bingkisan langka tak selalu berupa materi dan membutuhkan uang, bingkisan langka itu bisa berupa perhatian, kepedulian, gagasan, tenaga, dan waktu yang kita curahka untuk orang lain.
  11. Bersahabat
  12. Menulis Surat
  13. Mendukung ornag lain
  14. Menanam pohon
  15. Pohon keluarga. Menjaga hubungan keluarga dengan melakukan pencatatan nama, tempat tinggal, sehingga tetap ada hubungan keluarga yang terjalin.
  16. Menuliskan kejadian atau peristiwa pada buku Harian
  17. Menikmati bingkisan yang kita terima
  18. Mengembangkan talenta. Talenta ini bisa dibangund negan hal sederhana, misal memberikan pelatihan gratis kepada tetangga atau lingkungan. Membaca bagian ini saya jadi teringat dengan apa yang dilakukan Coach Marita dengan Blogspedianya. Secara ikhlas dan alll out memberikan pelatihan kepada mereka yang mau belajar.
  19. Menyumbangkan diri. Menyumbangkan diri disini adalah senantiasa menjadi sosok yang memiliki dedikasi dan loyalitas. DI mana kita berada, di sana harus memberikan manfaat.
  20. Investasikan uang kita pada orang lain. Investasi yang dimaksud adalah dengan menggunakan uang untuk membantu orang yang membutuhkan, seperti memberikan bantuan pendidikan bagi anak dari keluarga tidak mampu.
  21. Berdikari
  22. Belajar mencintai
  23. Membiarkan diri bahagia
  24. Jangan pernah lupa untuk mengingat. Buatlah kenangan dalam keseharian kita, ingatlah sahabat kita, ingatlah teman-teman kita.
  25. Bermimpi-mimpi. Penulis mengajak kita untuk berani memiliki impian dan berusaha mewujudkannya.
  26. Mengubah resep. Carilah cara yang berbeda untuk mencapi suatu tujuan, terkadang kita perlu merubah cara untuk bisa mencapat kemenangan.
  27. Santai. Menggunakan waktu untuk bersantai, tidak hanya sendiri namun juga mengajak orang lain untuk besantai bersama. Menggunakan waktu santai ini untuk merenung kenapa harys bersantai, atau kenapa sesuatu itu terjadi pada kita?
  28. Membaca. Bawalah buku ke manapun pergi. Sediakanlah buku di manapun itu, di dalam tas, di dalam mobil.
  29. Tertawa
  30. Menjaga Kondisi Fisik
  31. Bernyanyi
  32. Berbagi dengan orang lin
  33. Sentuhan kasih
  34. Memaafkan dan berusaha melupakan
  35. Keterbukaan
  36. Bertepuk tangan atau berilah penghargan atau pujian pada orang lain.
  37. Menaruh minat dan berusaha memahami minat yang kita tekuni.
  38. Menyongsong hari esok
  39. Merayakan musim hujan. Berpikirlah bahwa sesuatu akan tumbuh pada musim hujan, dan kitapun harus selalu berpikir bagaimana kita bisa tumbuh.
  40. Berusaha untuk tidak tenggelam. Ini dilakukan dengan mencari solusi dari setiap kesulitan yang dihadapi, bukan menghindari dan membiarkannya begitu saja
  41. Mengapa mesti minder? Jangan minder, banggalah pada diri karena kita memiliki sesuatu yang berharga
  42. Ciptakan kesempatan. Tidak hanya berdiam diri, karena dalam kehidupan setiap orang akan memperoleh kesempatan
  43. Menari. Menarilah untk mengekspresikan jiwa kita.
  44. Mendengarkan dengan mata dan telinga. Senantiasa memberikan perhatian dan menghargai lawan bicara
  45. Mengakui kesalahan. Cara ini akan menjadikan kita tenang, dan akan mengajarkan kita bahwa kita sebagai manusia yang lemah bisa berbuat salah.
  46. Mempunyai pendapat
  47. Kesetiaan
  48. Melihat secara menyeluruh
  49. Jadilah tajam. Tajam di sini adalah senantiasa berpikir secara mendalam. Contohnya Dalam mengambil keputusan harus bisa berpikir secara tajam.
  50. Menghargai waktu
  51. Tetap sehat wal’afiat
  52. Bersikap tegas namun tetap lembut
  53. Menyunting kehidupan. Di sini kita diajak untuk senantiasa berpikir matang-matang sebelum kita bertindak.
  54. Hargailah prestasi
  55. Iman dan usaha. Berusahalah untuk berbuat sesuai dengan keyakinan kita dan menerapkan apa yang diajarkan dalam keyakinan kita.
  56. Jangan menjadi bosan. Untuk menciptakan ini, kita harus senantiasa menempa diri menjadi pribadi yang mau untu belajar dari waktu ke waktu.
  57. Jangan menjadi katak dalam tempurung. Lihatlah dunia dengan cara berpikir yang tiak sempit, dunia itu luas, dan berpikirlah bahwa kita bisa berbuat sesuatu untuk lingkungan kita, untuk dunia ini.
  58. Berbuat lebih dari yang diminta. Poin yang saya dapatkan pada gagasan ke-58 ini , bantulah saudara kita lebih dari yang dibutuhkan. Teruslah berbuat baik, dan jangan pernah merasa risau.
  59. Menghargai diri sendiri.
  60. Menghormati Sang Pencipta. Menghormati sang Pencipta ini dapat diwujudkan dengan menjalankan segala perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya dan senantiasa mengingatkan diri bahwa kita ada di dunia karena Sang Pencipta.

C. Kesimpulan

Setelah membaca buku ini, saya mendapatkan kesimpulan bahwa dalam mengembangkan diri tidak cukup hanya berfokus pada menemukan keunikan diri dan merencanakan. Di sini kita perlu untuk menjadi pribadi yang bisa menjalin hubungan baik dengan orang lain. Membangun interaksi dan komunikasi yang berkesan, saling menghargai dan membantu.

Selain hal tersebut, dalam pengembangan diri kita senantiasa harus menguatkan diri dengan mengingat Sang Pencipta dan menjalankan segala perintah-Nya, memperkuat keyakinan diri, dan selalu bersyukur atas setiap kesempatan, ataupun capaian yang kita peroleh.



Related Posts

17 comments

  1. Pantes Pak Ugi jago banget ngulik blog, punya dasar yang oke dari sononya.

    ReplyDelete
  2. wah saya suka yg berbau self development. bagus artikelnya Pak

    ReplyDelete
  3. Kalau ingin jadi orang hebat, interaksilah dengan orang hebat...

    Alhamdulilah sekarang saya diberi kesempatan oleh Allah untuk berinteraksi dengan orang hebat, salah satunya Mas Sugi

    No 41 masih PR buat saya


    ReplyDelete
  4. keren pak Ugi. yang menarik, jangan tidur asal tidur. menarik sekali. ayo kaum rebahan silakan dibaca ini wkwkwk

    ReplyDelete
  5. keren pak Ugi. yang menarik, jangan tidur asal tidur. menarik sekali. ayo kaum rebahan silakan dibaca ini wkwkwk

    ReplyDelete
  6. keren pak Ugi. yang menarik, jangan tidur asal tidur. menarik sekali. ayo kaum rebahan silakan dibaca ini wkwkwk

    ReplyDelete
  7. Jadi ini rahasianya Pak Gik hingga bisa cetar membahana seantero semesta? Aku juga mau ah...

    ReplyDelete
  8. Awalnya tercengang baca judul, mosok sih 60cara? Setelah baca review Pak Gie, langsung manggut-manggut.. bener banget. Walau saling kait mengait, tetap ada penekanan di setiap cara

    ReplyDelete
  9. wohoo menohok ini quote dari bukunya, "Jangan tidur asasl tidur"
    Aku jadi yang suka tidur ini segera melek 40 watt LED wkwkwk
    “Tidurlah jika kita memang membutuhkan. Tetapi janganlah tidur tanpa perlu"
    duh mantap bener dah bacaannya Paketu !

    ReplyDelete
  10. 60 cara pengembangan diri ini menuntun pembaca untuk memperhatikan semuanya ya pak. tak cukup mengembangkan diri, namun harus juga membangun interaksi dengan orang lain dan tuhan

    ReplyDelete
  11. Membaca judul di awal aku terperangah ada 60 tips. Ternyata ini ulasan buku toh wah aku tertohok nih

    Aku teringat poin 2 tentang merencakaan hidup.

    Aku pernh juga membaca buku karya marwah daud ibrahim judulnya "Merancang Hidup Merencanakan Masa depan"

    Wow ternyata ini poin penting ya

    ReplyDelete
  12. Menghargai diri sendiri dan menghormati sang pencipta salah satu yg perlu aku ingat nih.. Sering juga kita lupa menghargai diri sendiri..

    ReplyDelete
  13. Aku juga selalu tertarik sama self development pak... Btw yang nomer 6 "tidur jangan asal tidur" Jadi bikin mikir-mikir aku kebanyakan tidur ga ya? 😆

    ReplyDelete
  14. memotivasi banget kayaknya ya, saya suka poin berusaha tidak tenggelam,
    kaya "gue banget" gitu, hehehe. fighting!




    ReplyDelete
  15. Masha Allah lagi butuh bgt materi ini :') makasih pak untuk 60 self developmentnya. Reminder banget. Untuk mendfulful seperti hal di atas, biar hidup bisa lebih dari sekadar hidup. Penasaran sama isi lengkap bukunya.

    ReplyDelete

Post a Comment